Observasi Fisik Aset Tetap dan Persediaan oleh KAP di Puskesmas Buluspesantren II
Observasi Fisik Aset Tetap dan Persediaan oleh KAP di Puskesmas Buluspesantren II
Puskesmas Buluspesantren II adalah salah satu fasilitas pelayanan kesehatan yang memiliki peran vital dalam memberikan layanan medis kepada masyarakat. Seperti halnya lembaga lainnya, Puskesmas juga memiliki kewajiban untuk mengelola aset tetap dan persediaan dengan baik guna mendukung kelancaran operasional dan pelayanan. Salah satu langkah penting dalam memastikan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan aset tersebut adalah dengan melakukan observasi fisik oleh Kantor Akuntan Publik (KAP).
Pada hari Jumat, 14 Februari 2025, Puskesmas Buluspesantren II mendapat kunjungan dari KAP untuk observasi fisik aset tetap dan persediaan sebagai bagian dari proses audit tahunan. Observasi ini bertujuan untuk memverifikasi keberadaan dan kondisi fisik aset serta persediaan yang tercatat dalam laporan keuangan Puskesmas, yang merupakan bagian dari pengawasan internal dan eksternal untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan sumber daya.
Observasi fisik oleh KAP di Puskesmas Buluspesantren II pada hari Jumat, 14 Februari 2025, memberikan sejumlah manfaat penting bagi pengelolaan aset dan persediaan di Puskesmas, di antaranya:
Meningkatkan Akuntabilitas Pengelolaan Aset: Dengan adanya observasi fisik yang dilakukan oleh pihak KAP, Puskesmas dapat meningkatkan tingkat akuntabilitas dalam pengelolaan aset dan persediaan. Pihak luar yang objektif dapat memberikan penilaian yang jujur mengenai kondisi aset yang ada.
Menjamin Transparansi: Proses ini juga mendukung prinsip transparansi dalam penggunaan anggaran dan sumber daya publik. Dengan adanya laporan yang terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan, masyarakat dapat lebih percaya pada pengelolaan Puskesmas.
Peningkatan Efisiensi dan Pengelolaan Sumber Daya: Melalui observasi ini, Puskesmas dapat mengidentifikasi aset yang tidak terpakai atau rusak, sehingga dapat mengambil langkah perbaikan atau penggantian yang diperlukan. Pengelolaan yang lebih efisien akan mendukung layanan yang lebih baik kepada masyarakat.
Mencegah Penyalahgunaan Aset: Observasi fisik juga menjadi langkah preventif untuk mengurangi potensi penyalahgunaan atau kehilangan aset yang bisa merugikan Puskesmas. Pengawasan yang ketat akan mendorong pengelolaan aset yang lebih hati-hati dan sesuai prosedur.
Observasi fisik aset tetap dan persediaan oleh KAP di Puskesmas Buluspesantren II pada hari Jumat, 14 Februari 2025, merupakan langkah yang sangat penting dalam memastikan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan aset di lembaga pelayanan kesehatan. Melalui observasi ini, Puskesmas dapat memperbaiki sistem pengelolaan aset dan persediaan, serta meningkatkan kualitas layanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat. Evaluasi yang dilakukan oleh pihak independen memberikan jaminan bahwa setiap sumber daya yang dimiliki Puskesmas digunakan dengan efisien dan efektif.
Salam Sehat